Jenis Jerawat dan Penanganannya

By  |  0 Comments

JerawatHaters, sebelum kita berbicara tentang penanganan masalah jerawat dan mengobati jerawat dengan cara yang tepat, terlebih dahulu kita harus mengenal dan memahami tipe dan macam-macam jerawat. Pasalnya, cara can metode untuk menghilangkan jerawat menggunakan bahan alami akan berbeda sesuai dengan tipe jerawat dan macam jerawat yang muncul dan tumbuh di wajah JerawatHaters. Untuk itu, penting kiranya bagi kita untuk mengetahui dan memahami tipe-tipe dan macam-macam jerawat serta penyebab jerawat itu muncul dan bersarang di wajah kita.

Secara sederhana, jerawat yang ada dan sering kali muncul di wajah kita diklasifikasikan ke dalah tiga tipologi mendasar, antara lain yaitu sebagai berikut[1]:

  1. Jerawat Komedo
  2. Jerawat Biasa, dan
  3. Jerawat Batu (Kronis)

Masing-masing dari jenis dan macam-macam jerawat diatas mempunyai penyebab dan penanganan yang berbeda-beda. Untuk menghilangkan komedo, metode yang dilakukan mungkin hanya sesimpel membalikkan telapak tangan, berbeda dengan jerawat biasa yang membutuhkan waktu beberapa hari atau bahkan jerawat batu yang membutuhkan waktu berminggu-minggu. Bahkan, dalam penanganan kasus jerawat batu kronis bisa memakan waktu berbulan-bulan untuk menyembuhkan jerawat batu kronis pada kulit wajah kita.

1. Komedo


Komedo di hidung lebih sering terlihat dibandingkan dengan bagian wajah lainnya, pasalnya daerah sekitar T Zone (pelipis, hidung, dan dagu) biasanya memproduksi minyak lebih banyak dibandingkan dengan daerah lainnya pada wajah, terutama bagi kamu yang memiliki kulit kombinasi. Jika dilihat, komedo akan tampak seperti titik-titik atau flek hitam yang muncul ke permukaan.

Gejala komedo[2] tidak disertai dengan pembengkakan atau radang. Oleh karenanya, dari 3 jenis jerawat yang ada komedo dapat dikategorikan dalam dalam klasifikasi jerawat ringan. Komedo lebih disebabkan karena kurangnya menjaga kebersihan wajah, oleh karena itu minyak dan sel kulit mati menumpuk pada pori-pori dan menyebabkan adanya sumbatan berbentuk komedo. Dampak yang ditimbulkan pun hanya sebatas pembesaran pori-pori pada daerah yang ditumbuhi komedo yang diikuti dengan menurunnya rasa percaya diri.

Untuk menghilangkan komedo, bisa digunakan obat jerawat topikal seperti salicylic acid, atau tretinoin untuk membantu pengelupasan sel kulit mati, mengurangi minyak, dan mendukung proses regenerasi dengan optimal[3].

Artike terkait: penyebab, pencegahan, dan cara mengatasi komedo.

2. Jerawat (Biasa)


Jerawat (biasa) mempunyai penyebab yang lebih kompleks dari komedo, untuk itulah jenis jerawat ini dikategorikan dalam tingkatan menengah. Pada pengertian ini, bakteri propionibacterium acne mempunyai peran yang lebih aktif dibandingkan dengan jerawat ringan (komedo). Meskipun penyebabnya bisa berasal dari sumber yang sama, namun jerawat juga dapat menjadi tahap lanjutan dari komedo karena kelalaian pasien dalam mengatasi komedo pada wajah.

Memencet komedo dengan menggunakan tangan atau benda yang tidak steril, juga menggunakan ekstraktor komedo dengan prosedur yang salah, dapat menyebabkan bakteri masuk ke lapisan dermis dan berkembang biak dengan lebih baik.

Hal yang mengganggu dari jerawat ini adalah bekas jerawat yang ditinggalkannya. Bekas jerawat yang ditinggalkan oleh jarawat tipe menengah adalah noda hitam/flek hitam yang akan tetap tinggal atau hilang dengan sendirinya. Gunakan toner dan scrub wajah alami agar bekas jerawat lekas hilang.

Untuk menghilangkan jerawat dengan level klasifikasi menengah, kamu bisa menggunakan antibiotik topikal, obat jerawat oles dengan kandungan benzoyl peroxide, dan obat jerawat/antibiotik oral.

Artike terkait: penyebab, pencegahan, dan cara mengatasi jerawat.

3. Jerawat Batu


Berbeda dari jenis jerawat yang lain, jerawat batu adalah jenis jerawat yang paling menyakitkan dan membutuhkan penanganan yang lebih kompleks. Meskipun memiliki penyebab utama yang hampir serupa (yaitu keterlibatan bakteri propionibacterium acnes dalam kelenjar minyak yang mengalami penyumbatan sehingga mengakibatkan iritasi dan inflamasi yang menyebar), bisa dikatakan jerawat batu ini merupakan fase lanjutan dari komedo dan jerawat biasa dengan level gejala yang lebih tinggi.

Hal yang paling menonjol dari jerawat batu adalah bentuknya. Jika komedo atau jerawat biasa hanya bisa terlihat saat seseorang dekat dengan penderita, maka jerawat batu akan langsung dikenali meskipun seseorang berada dalam jarak yang jauh.

Perbedaan lain yang bisa ditandai dari jerawat batu dengan jenis jerawat lain ialah pada efek sikologis yang ditimbulkan. Rasa percaya diri seseorang bisa turung dengan drastisnya ketika jerawat batu mulai menunjukkan gejalanya pada wajah.

Dampak yang signifikan bisa dirasakan oleh penderita jerawat batu. Selain stres karena anjloknya rasa percaya diri, penderita bahkan bisa mengalami depresi karena sulitnya penanganan jerawat batu. Selain itu, jerawat batu dapat meninggalkan bekas jerawat berupa bopeng permanen atau bolong-bolong pada wajah. Untuk itu ikuti tips berikut agar jerawat tidak berbekas.

Untuk menghilangkan jerawat batu, obat jerawat oral seperti isotretinoin bisa sangat membantu. Selain itu jerawat batu juga bisa dihilangkan dengan teknik Intralesional.

Artike terkait: penyebab, pencegahan, dan cara mengatasi jerawat batu.

Beda jenis jerawat tentu beda pula penyebab, penanganan, tindakan pencegahan dan pertolongan pertama yang harus diberikan pada jerawat. Oleh karena itu, diagnosa pada jerawat sangatah penting dilakukan agar perawatan yang kamu jalani tidak berujung pada kesia-siaan dan justru menyebabkan jerawat yang ada bertambah parah.

Bagaimana? apakah kamu sudah tahu jenis jerawat yang ada pada wajahmu? tentu kamu juga sudah mengetahui apa yang harus kamu lakukan untuk menghilangkan jerawat pada wajahmu bukan? Selamat mencoba dan semoga berhasil!

External Refference   [ + ]

1. Tipe-tipe jerawat pada wajah
2. Gejala komedo pada wajah
3. Jerawat dan berbagai topik terkait mengenainya
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: