Ini Isi dan Komponen Pembentuk Jerawat!

By  |  0 Comments

Jika kamu merupakan salah satu penderita jerawat menahun yang tak kunjung sembuh, pastinya pertanyaan tentang apa isi dalam jerawat pernah setidaknya sekali membuatmu memencetnya. Namun hal tersebut tidak memberikanmu kepuasan hingga sampailah kamu pada halaman ini.

Lalu apa isi dalam jerawat?

Hal penting yang harus kamu ketahui adalah bahwasanya Isi dan komponan yang terkandung pada jerawat tidak selalu sama, hal ini tergantung dari jenis jerawat yang sedang kamu derita atau becokol pada wajah kamu.

Komponen dan Isi pada Komedo

Ketika kamu mengeluarkan komedo dengan komedo ekstrakteor, kamu akan mendapati gumpalan padat dengan kepala kecoklatan dan kuning keputihan di bagian ekornya. Itu adalah padatan dari sekresi, minyak, dan lemak pada wajahmu yang bagian luarnya terbuka dan teroksidasi.[1] Ketika bagian luar komedo tidak terbuka, maka warna dari isi komedo akan tetap menjadi putih kekuningan dengan kepadatan yang berbeda-beda. Komedo akan menjadi semakin padat seiring dengan waktu tinggalnya pada pori tersebut.

Komponen dan Isi dalam Jerawat Kecil/ Jerawat Brintis

Berbeda halnya dengan komedo, jerawat biasa atau yang kerap dikenal dengan jerawat brintis tidak hanya memiliki isi berupa sekresi dan sebum. Jerawat biasanya merupakan fase lanjutan dari komedo yang tak kunjung ditangani, terpapar bakteri, dan membengkak. Oleh karena itu, isi dari jerawat tidak hanya berbentuk gumpalan/sumbatan sekresi/lemak dalam bentuk padat, namun juga dalam bentuk cair yaitu sel darah putih yang mengelilingi sumbatan guna mencegah penyebaran dan paparan bakteri penyebab jerawat pada jaringan di sekitarnya. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka dapat menyebabkan masalah yang lebih kompleks.

Komponen dan Isi Pembentuk Jerawat Batu

Masalah jerawat kompleks yang dimaksud disini adalah jerawat batu. Ketika jerawat mengempis secara perlahan, berarti mekanisme pertahanan tubuhmu telah berhasil mengatasi pembengkakan dan serangan bakteri penyebab jerawat. Namun jangan senang dulu, bisa jadi itu hanya sementara. Inti jerawat memadat dan beberapa bakteri masih tersisa, terperangkap di dalamnya dan menunggu waktu yang tepat untuk keluar dan menyebabkan peradangan yang lebih hebat. Pada kasus jerawat batu, isi dari jerawat tidak hanya sumbatan dalam bentuk padat, kumpulan sel darah putih yang kembali berusaha menekan peradangan, namun juga darah yang disebabkan oleh pecahnya jaringan di sekitar peradangan yang kemudian membusuk menjadi nanah.

Perbedaan Isi pada Jerawat dan Bisul

Bisul dan jerawat secara sederhana memiliki pengertian dan deskripsi tampilan yang hampir serupa, ternyadinya peradangan pada lapisan kulit. Namun keduanya didasarkan atas penyebab yang berbeda. Jika peradangan pada bisul diakibatkan oleh sekumpulan nanah yang berkumpul, terakumulasi, dan terinfeksi oleh bakteri, parasit, ataupun benda asing lainnya pada jaringan atau lapiisan kulit, lain halnya dengan jerawat. Jerawat merupakan sumbatan pada pori-pori kulit yang mengakibatkan kelenjar sebasea (kelenjar minyak) membengkak dan mengalami peradangan. Peradangan pada jerawat bisa diakibatkan karena pecahnya kantung sebasea ataupun karena campur tangan bakteri. Lihat ulasan lengkapnya di sini!

Oleh karena itu, bisul biasanya memiliki ini atau mata yang menjadi pusat sumbatan dan harus segera dikeluarkan. Biasanya inti atau mata bisul merupakan sesuatu yang berasal dari luar (eksternal) sedangkan jerawat kebanyakan tidak memiliki mata, kalaupun jerawat memiliki mata atau inti, itu adalah bentuk padat dari materi yang berasal dari dalam tubuh (internal), biasanya padatan minyak yang menyumbat pori-pori kulit (komedo yang berkembang menjadi fase lanjut dari jerawat).

External Refference   [ + ]

1. Lihat fakta tentang jerawat komedo di WikiPedia
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *