Demodex: Tungau Jahat Penyebab Jerawat

By  |  0 Comments

Sudah menggunakan berbagai jenis obat jerawat, mulai dari yang alami hingga sintetis, berasal dari rekomendasi teman atau tergiur iklan di internet, serta telah mencoba berbagai perawatan dan diet ketat untuk menghilangkan jerawat dari dalam tapi hingga saat ini belum membuahkan hasil yang berarti?

Pada akhirnya Jerawat masih bersarang di wajahmu, meninggalkan bekas dan terus bertambah setiap harinya? Jika itu adalah masalah yang kini kamu hadapi, kamu perlu waspada. Mungkin tungau atau kutu yang satu ini telah hinggap, bercokol dan berkembang biak pada wajahmu. Itulah tungau demodex.

Mengenal Tungau Demodex

Demodex adalah sejenis tungau yang memakan nutrisi pada wajah dan sangat terobsesi dengan kelenjar sebasea. Untuk itu, tempat favorit bagi tungau yang satu ini adalah pada folikokel rambut atau kelenjar minyak yang berada di bawah lapisan dermis dari kulit mamalia. Pada hewan peliharaan berbulu seperti kucing ataupun anjing, tungau ini berkembang biak dengan sangat pesat.[1]

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan oleh North Carolina State University, setiap manusia setidaknya memiliki tungau atau kutu ini pada wajahnya.[2] Namun dengan rentang jumlah yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena tungau ini memiliki mobilitas yang tinggi pada malam hari, berpindah dari pori ke-pori, menempel pada sarung bantal, pakaian serta aksesoris yang kita kenakan bahkan mampu berpindah melalui media angin atau udara.

Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa tungau demodex jarang ditemukan pada kulit anak kecil, oleh karenanya kulit bayi terlihat lebih mulus dibandingkan dengan kulit manusia dewasa. Sebaliknya, tungau ini berkembang biak dan sangat aktif pada kulit manusia dewasa, khususnya wanita dan mereka yang memiliki masalah produksi minyak berlebih pada wajah.[3]

Tungau Demodex dan Jerawat

Ada banyak jenis tungau demodex, namun yang paling dikenal dan paling bertanggung jawab terhadap masalah jerawat pada wajah adalah Demodex folliculorum dan Demodex brevis. Menurut beberapa penelitian, keberadaan tungau ataupun kutu demodex memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan jerawat.[4] Lalu bagaimana tungau demodex dapat menyebabkan jerawat pada wajah kita? Setidaknya ada tiga asumsi atau teori yang bisa menjelaskan hal tersebut.

Asumsi pertama belum benar-benar dibuktikan secara ilmiah namun tetap masuk akal. Tungau demodex hidup dalam jangka waktu yang tak begitu lama, hanya sekitar 12 hari saja. Sepertihalnya bakteri propionibacterium acnes, demodex begitu terobsesi dengan kelenjar sebasea dan menggunakannya sebagai makanan. Dengan cepat tungau demodex akan berkembang biak pada kelenjar sebasea yang bekerja sangat aktif. Ketika mereka mati, jasad yang menumpuk akan menyebabkan sumbatan pada pori wajahmu.

Asumsi kedua menyebutkan bahwasanya tungau demodex merupakan agen pertama yang membuka jalan bagi kuman dan bakteri penyebab jerawat untuk menginfeksi kulitmu. Ketika tungau ini mati, permukaan kulit kita akan terpapar oleh cairan dalam bentuk protein yang berasal dari sisa-sisa dan pembusukan tubuh tungau demodex, menyebabkan reaksi inflamasi dan meninggalkan kulit kita dalam keadaan yang sangat rentan terharap paparan kotoran, kuman, serta bakteri penyebab jerawat.[5]

Asumsi ketiga berfokus pada gagasan bagaimana kotoran sisa tungau yang menyebabkan reaksi alergi dan iritasi. Pada pengertian ini, tungau demodex bukanlah pelaku utama terhadap jerawat menahun pada wajahmu, tetapi kotoran yang membawa bakteri basil oleronius lah yang menyebabkan iritasi, peradangan, hingga jerawat pada wajahmu.[6]

Tungau Demodex dan Masalah Kulit Lainnya

Selain bertanggung jawab atas jerawat menahun pada wajah kita, tungau atau kutu yang satu ini juga bertanggung jawab atas berbagai masalah kulit dan kecantikan kita. Beberapa masalah tersebut diantaranya adalah:

  1. Wajah yang Kusam
    Saat kita tertidur, tungau demodex melakukan mobilitas keluar masuk dari pori wajah kita, meninggalkan bekas dan kotoran yang membuat wajah kita terlihat kusam pada pagi harinya sesaat setelah bangun tidur.
  2. Tekstur Kulit Lebih Kasar
    Kuku berbentuk cakar yang dimiliki oleh binatang mikro dengan delapan kaki ini cukup lancip untuk merusak lapisan luar kulitmu ketika mereka beraktivitas atau berpindah lubang pori satu ke lubang pori lainnya. Sehingga tak heran, kulitmu akan semakin kasar tiap harinya.
  3. Pembesaran Pori Wajah
    Tak sampai di sana, keluar masuknya tungau demodex pada malam hari meninggalkan dampak traumatis pada pori wajah sehingga menyebabkan pembesaran pori wajah bergantung dari seberapa banyak sanak-saudara dari tungau atau kutu yang melintasi pori terkait.

Melihat bagaimana tungau atau kutu yang satu ini bertanggung jawab atas banyak masalah kesehatan dan kecantikan kulit yang mungkin kamu hadapi saat ini, penanganan dan pemberantasannya menjadi penting untuk dilakukan sesegera mungkin. Lalu bagaimana caranya?

Mengatasi Jerawat yang Disebabkan Tungau/Kutu Demodex

Perawatan pada jerawat yang disebabkan oleh tungau demodex dengan cara biasa seperti obat jerawat (baik oral ataupun topikal) tidak akan benar-benar memberikan penyelesaian masalah yang begitu berarti. Bahkan, penggunaan krim ataupun obat oles hanya tidak akan ampuh untuk memberantas tungau yang satu ini karena mereka hanya menyerap dan memakan semua vitamin serta nutrisi pada rangkaian skin care yang kamu gunakan.

Celakanya tungau demodex tak akan berhenti dan puas jika hanya menyiksa kulit dan penampilan wajahmu. Mereka bisa leluasa berpindah pada bagian kulit dengan kelenjar minyak yang aktif sepertihalnya kulit kepala, bahu dan punggung, serta ketiak. Berkembang biak, menciptakan koloni dan merusak kulitmu secara perlahan bahkan tanpa kamu sadari.

Oleh karena itu, jika kamu mengalami masalah jerawat menahun yang tak pernah bisa teratasi bahkan dengan berbagai obat dan perawatan kecantikan, mungkin ada baiknya kamu memeriksakan kondisi kulitmu ke dokter. Bisa jadi tanpa kamu sadari wajahmu kini telah menjadi sarang dan tempat persinggahan ratusan tungau demodex yang siap menyebar dan menyebabkan lebih banyak infeksi pada tiap jengkal kulitmu.

External Refference   [ + ]

1. Lihat semua tentang tungau demodex penyebab jerawat di WikiPedia
2. Hampir semua orang dewasa adalah tuan rumah dari tungau demodex, tungau jahat penyebab jerawat
3. Bayi yang baru lahir bebas dari tungau atau kutu demodex. Mengupas tuntas semua tentang demodex
4. 100 orang diuji coba dengan sebuah produk pembunuh tungau demodex. Setelah 6 minggu, jumlah tungau demodex menurun hingga 90%, begitu pula kondisi dan gejala jerawat yang berkurang sebanyak 80%: A meta-analysis of association between acne ulgaris and Demodex infestation
5. Benarkah tungau Demodex penjahat utama penyebab jerawat menahun pada wajah?
6. Tungau jenis ini ternyata hidup di wajah kita
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: