Cara Mengatasi Wajah Berminyak dan Berkeringat

By  |  0 Comments

Meskipun berbagai cara telah kita tempuh untuk mengatsi kulit wajah berminyak dan berjerawat, usaha kita tetaplah akan berujung pada kesia-siaan jika kita belum benar-benar memahami bagaimana kebiasaan, gaya hidup, dan lingkungan sekitar akan berdampak pada aktivitas minyak, jerawat, dan komedo pada wajah.

Dalam hal ini, bagian tubuh ataupun organisme dalam tubuh yang memiliki peranan dan tanggung jawab terbesar dalam proses produksi keringat, sebum atau minyak, komedo, dan jerawat, adalah Kelenjar-kelenjar yang terdapat pada kulit, khususnya kulit wajah kita karena proporsi kelenjar-kelenjar ini lebih banyak terdapat pada wajah dan kulit kepala[1].

Mengenal Kelenjar pada Wajah dan Fungsinya


Ada dua jenis kelenjar yang terdapat pada wajah kita, yaitu kelenjar keringat yang kemudian disebut Glandula Sudorifera dan kelenjar minyak yang juga disebut Glandula Sebasea. Sebenarnya, keduanya memiliki fungsi yang hampir serupa, yaitu untuk menjaga kelembapan pada kulit wajah agar kekenyalan dan elastisitas kulit tetap terjaga.

Kelenjar keringat mengeluarkan Keringat tanpa campuran apapun, sehingga ketika keringat menguap karena suhu lingkungan, dapat membuat kondisi wajah menjadi lebih kering dari sebelumnya[2]. Untuk mencegah hal tersebut, zat lain sepertihalnya minyak dibutuhkan.

Sedangkan kelenjar minyak mengeluarkan Sebum/minyak yang tersusun oleh lemak dan kolesterol dengan perincian 65% trglyserida, 10% squalen, dan 25% lilin[3]. Minyak dapat mempertahankan kadar air pada permukaan wajah sehingga kelembapan kulit senantiasa terjaga. Dengan cara ini, keduanya berkolaborasi untuk menghasilkan kulit halus, elastis, dan tampak lebih muda.

Minyak Berlebih, Jerawat, dan Komedo yang Bermunculan


Namun, permasalahan kemudian muncul ketika dua kelenjar yang ada pada wajah ini terlalu aktif bekerja sehingga membuat wajah dibanjiri dengan keringat dan minyak. Akibatnya, tidak hanya merusak penampilan dan permukaan wajah yang mengkilap dan make up mudah luntur, keadaan yang terlalu lembap ini juga membuat kuman, kotoran, dan polusi lebih mundah terperangkap dan melekat pada wajah kita.

Sehingga, tidak heran orang yang memiliki masalah minyak dan kelembapan berlebih pada kulit wajah juga mengeluhkan kondisi wajah yang dipenuhi Jerawat dan Komedo yang tak kunjung hilang. Menggunakan produk yang dirancang khusus untuk mengendalikan produksi minyak berlebih tidaklah cukup ketika produksi keringat pada wajah tidak bisa dikontrol. Oleh karenanya, solusi terbaik untuk mengatasi jerawat karena kelembapan berlebih pada wajah ialah dengan mengontrol dua jenis kelenjar pada wajah ini secara bersamaan.

Banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi produksi keringat pada wajah, secara umum tubuh akan mengeluarkan keringat untuk mempertahankan Suhu Tubuh agar tetap stabil (tidak terlalu panas[4]). Hal ini biasa terjadi sesaat setelah kamu melakukan olah raga, memakan-makanan pedas/panas, emosi/marah-marah, mengalami gejala
obesitas, dan pengaruh suhu ruangan yang teramat panas.

Sedangkan, produksi minyak pada kelenjar sebasea dapat dipengaruhi oleh jenis makanan yang kamu makan, kosmetik yang tidak cocok, faktor keturunan, kondisi kulit yang Terlalu Kering, dan kondisi hormone yang tidak seimbang. Pada pria, kondisi seperti ini biasanya dipengaruhi oleh rangsangan dari hormon androgen. Selengkapnya, baca: Penyeab Jerawat dan Cara Mengatasinya.

Cara Mengatasi Wajah Berminyak dan Berkeringat


Agar wajahmu terbebas dari jerawat dan komedo, masalah wajah berminyak dan berkeringat perlu segera untuk diatasi. Salah satu cara terbaik ialah dengan melakukan Pencegahan terhadap sumber minyak dan keringat itu sendiri. Setelah mengetahui darimana sumber minyak dan kerignat sesuai dengan penjelasan yang telah
dipaparkan sebelumnya, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan agar minyak dan keringat tidak membanjiri wajahmu.

Pada saat berolahraga, usahakan untuk selalu membawa handuk, kain lap wajah, ataupun sapu tangan untuk menyeka keringat yang keluar agar debu, kuman, dan polusi tidak mudah menempel pada permukaan kulit.

Amati Suhu Ruangan di sekitarmu, jika terlalu panas pindahlah ke ruangan yang memiliki suhu yang lebih rendah. Hindari paparan sinar matahari secara langsung, tidak hanya dapat memicu produksi keringat, sinar matahari juga dapat memicu kelenjar sebasea untuk memproduksi minyak. Jika hal tersebut kurang memungkinkan, gunakan sunblock atau sunscreen untuk meminimalisir dampaknya.

Hindari jenis makanan yang terlalu pedas, panas, berlemak, dan mengandung kolestrol tinggi. Imbangi hidupmu dengan Diet Sehat dan makan-makanan dengan gizi yang seimbang. Bagi kamu yang memiliki gejala obesitas atau kegemukan, beralihlah pada makan-makanan adan buah yang kaya serat dan mineral.

External Refference   [ + ]

1. Definisi kelenjar sebasea (sebaceous glands)
2. Pengertian kelenjar minyak di WikiPedia
3. Berbagai faktor penyebab jerawat
4. Mengapa dan bagaimana keringat terjadi
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: