5 Penyebab Jerawat Saat Pemakaian Sunblock/Sunscreen

By  |  0 Comments

Menggunakan sunblock atau sunscreen di siang hari adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi kulit agar terhindar dari gejala penuaan dini. Selain itu, penggunaan pelindung wajah yang satu ini juga penting untuk mencegah jerawat agar tidak bertambah parah. Apalagi, jika jenis kulitmu adalah kulit sensitif, yang akan sangat mudah iritasi bila bersentuhan langsung dengan sinar matahari dalam jangka waktu yang panjang.

Akan tetapi, sadar atau tidak sadar, penggunaan sunblock atau sunscreen juga menjadi salah satu pemicu munculnya jerawat dan komedo pada wajahmu. Hasilnya, kita jadi enggan dan menghindari penggunaan produk sejenis. Padahal, menggunakan sunblock ataupun sunscreen tetap menjadi suatu rutinitas yang penting, apalagi jika seharian kamu sering menghabiskan waktu di luar ruangan.

Lalu, mengapa penggunaan sunblock atau sunscreen dapat memicu munculnya jerawat? Berikut alasan dan penjelasannya!

1. Butuh Adaptasi

Jika kamu barusan berganti merek atau jenis sunblock, mungkin jerawat dan komedo yang bermunculan adalah suatu bentuk adaptasi terhadap kandungan yang baru dikenali oleh kulitmu.[1] Perlu satu sampai dua minggu penggunaan, hingga masa adaptasi tersebut dapat terlampaui, tergantung dari kondisi kulit masing-masing.

Jika lebih dari dua minggu penggunaan namun tidak ada tanda-tanda perbaikan pada kulitmu, maka kamu perlu menghentikan penggunaan sublock atau sunscreen yang biasa kamu aplikasikan. Kembalilah pada produk lama yang dulu biasa kamu gunakan. Jika keadaan tidak membaik juga, konsultasikan pada dokter kulit.

2. Ketahui Cara Kerja Sunblock & Sunscreen

Setidaknya di pasaran, ada dua jenis sunblock dan sunscreen yang bekerja dengan cara yang berbeda. Pertama, mereka yang bekerja menggunakan konsep hukum fisika. Kedua, mereka yang bekerja menggunakan konsep hukum kimia.[2]

Sunblock dan sunscreen yang bekerja dengan dasar hukum fisika bekerja dengan cara memantulkan dampak sinar matahari ke lingkungan secara bebas. Sementara itu, sunblock dan sunscreen yang bekerja dengan dasar hukum kimia akan mengurai sinar matahari melalui bahan kimia-aktif yang ada pada kulitmu.

3. Jenis Kulit yang Terlampau Sensitif

Umumnya, sunblock atau sunscreen yang bekerja melalui dasar hukum kimia memiliki kandungan dan senyawa kimia lebih banyak dari sunblock atau sunscreen yang bekerja melalui dasar hukum fisika. Jika kamu tergolong orang yang memiliki jenis kulit yang sensitif, maka kulitmu mungkin tidak dapat menahan dampak tersebut, sehingga terjadi iritasi ataupun kemunculan jerawat dan komedo pada wajahmu.

Bagi kamu yang memiliki jenis kulit yang sensitif, lebih baik menggunakan sunblock atau sunscreen yang bekerja dengan menggunakan hukum fisika. Biasanya, sunscreen atau sunblock yang bekerja dengan cara ini menggunakan zinc oxide dan titanium oxide sebagai bahan bakunya. Sebaliknya, sunblock atau sunscree yang bekerja dengan menggunakan hukum kimia biasanya menggunakan oxybenzone/benzophenone-3, atau avobenzone sebagai bahan bakunya.

4. Alergi Terhadap Kandungan & Bahan Tertentu

Setiap orang memiliki resistensi yang berbeda terhadap kandungan ataupun senyawa tertentu. Tidak terbatas pada sunblock yang bekerja dengan menggunakan hukum fisika, maupun kimia. Reaksi alergi pada kulit biasanya ditunjukkan dengan gejala gatal, munculnya ruam, hingga tumbuhnya komedo dan jerawat.

Jika hal itu terjadi, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit, dan pastikan untuk mendapatkan racikan khusus untuk produk sunblock dan sunscreen yang telah disesuaikan dengan jenis kulit, serta kebutuhan untuk menghindari komposisi yang mungkin akan menyebabkan alergi.

5. Produk yang Dipakai Kadaluarsa

Sebagaimana makanan, produk kecantikan juga memiliki masa kadaluarsa. Bedanya, selain masa kadaluarsa yang tertera di kemasan, produk kecantikan hanya memiliki rentang satu tahun penggunaan sesaat setelah segel kemasan dibuka.[3]

Produk kadaluarsa tentu sangat berbahaya bagi kulit[4]. Selain mengandung senyawa kimia yang berbahaya, kandungan pengawet yang ada dalam produk kecantikan tersebut tidak lagi memungkinkan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur yang malahan dapat membuat wajahmu jerawatan.

Jadi, pastikan untuk mencatat tanggal membuka kemasan suatu produk kecantikan, sehingga kamu bisa mengantisipasi kapan produk tersbut harus segera dibuang.

External Refference   [ + ]

1. Hal ini juga umum terjadi jika kamu mengganti produk skincaremu. Sepertihalnya masker, pelembab, bahkan pembersih wajah. Reaksi ini juga dikenal dengan istilah purging.
2. Ulasan video tentang cara kerja sunblock dan sunscreen.
3. Lihat juga cara mengenali skincare yang telah kadaluarsa!
4. Produk kecantikan yang kadaluarsa juga bisa menjadi penyebab utama munculnya jerawat batu, lho!
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *