5 Aturan Penting dalam Menggunakan Pelembap

By  |  0 Comments

Pelembap merupakan salah satu produk kecantikan wajib yang harus ada pada meja rias dan bahkan termasuk dalam rangkaian perawatan harian yang tak boleh kamu tinggalkan sehari pun. Menjaga kelembaban kulit sangatlah penting. Namun, ada beberapa aturan penting yang harus kamu ketahui sebelum mulai mengaplikasikan pelembap pada wajahmu.

Mulai dari sebelum membeli produk pelembap, bagaimana mengaplikasikan ataupun menggunakan pelembap yang benar, hingga hal-hal apa saja yang harus kamu lakukan dan kamu hindari untuk mengoptimalkan fungsi pelembap yang saat ini sedang atau akan kamu gunakan untuk melembabkan kulit wajahmu.

1. Tidak Semua Pelembap Cocok Untukmu

Berbagai jenis dan macam pelembap dibuat dan diformulasikan beradasarkan beragam kebutuhan dan masalah kulit yang dihadapi oleh konsumen. Sepertihalnya pelembap khusus untuk kulit berminyak, kulit kering, kombinasi, sensitif, atau bahkan berjerawat.[1]

Untuk itu, memahami kebutuhan kulitmu merupakan hal penting dan utama yang harus kamu lakukan sebelum mulai memilih pelembap yang akan kamu beli. Memilih pelembap yang tidak sesuai dengan jenis kulit atau masalah yang sedang kamu hadapi bisa jadi malah memperparah kondisi masalah seperti minyak, jerawat dan komedo pada wajahmu. Pada kasus kulit yang sensitif, reaksi penolakan terhadap kandungan dan bahan yang terkandung dalam pelembap kemungkinan akan diikuti dengan gatal, ruam dan bercak kemerahan.

2. Kulit Berminyak Juga Butuh Pelembap

Memiliki kulit berminyak pada satu sisi merupakan anugrah karena kamu memiliki mekanisme alami untuk menghidrasi wajah, dan dengan begitu kamu bisa mendapatkan kulit yang terlihat lebih muda dari orang-orang seusiamu. Tapi percayalah, memiliki kulit berminyak bukan berarti kamu bisa bebas menghilangkan pelembap dalam rangkaian prosedur perawatan kulitmu. Faktanya, jenis kulit berminyak masih membutuhkan pelembap.[2]

Minyak yang terlalu banyak dan menumpuk pada wajahmu bisa jadi menyebabkan masalah lain, seperti rusaknya penampilan, wajah terlihat kotor, mengkilap, lusuh, kurang menawan, serta masalah kesehatan lain seperti komedo, jerawat, dan jerawat batu.

Untuk itu, penggunaan pelembap yang diformulasikan untuk menekan dan mengendalikan produksi minyak berlebih wajib kamu miliki. Pilihlah pelembap dengan bahan dasar air atau waterbase moisturizer, selain dapat mencegah rusaknya penampilanmu, pelembap dengan bahan dasar air mampu melembabkan kulitmu dan mencegah penuaan dini.

Info: Meskipun beberapa jerawat disebabkan karena kulit yang terlalu kering, kamu tetap harus menghindari pengaplikasian pelembap pada jerawat saat kondisinya sedang meradang.[3]

3. Waktu Terbaik Mengaplikasikan Pelembap

Pelembap hendaknya menjadi produk yang pertama kamu aplikasikan pada kulitmu sebelum memutuskan untuk membubuhinya dengan produk kecantikan lainnya. Hal ini dimaksudkan agar kulit cukup terhidrasi sehingga elastisitas kulit berada dalam kondisi yang optimal. Tentunya kamu tidak mau bukan jika make up dan riasan yang kamu kenakan nantinya terlihat begitu kacau[4] karena kurangnya kelembaban pada kulitmu bukan?

Penggunaan pelembap setelah produk lainnya kurang dianjurkan lantaran produk lain dimungkinkan akan menghalangi dan memperlambat proses hidrasi atau penyerapan kandungan pelembap oleh kulit. Selain itu, kotoran ataupun keringat yang dihasilkan oleh kulitmu juga berpotensi menimbulkan masalah yang sama.

Untuk itu, waktu terbaik untuk mengaplikasikan pelembap adalah sebelum mengenakan produk kecantikan apapun, juga sesaat setelah membersihkan wajah/kulitmu. Pada pagi hari setelah mandi, jangan tunggu lebih lama untuk mengaplikasikan pelembap pada kulitmu. Menyegerakan untuk menggunakan pelembap dapat mempertahankan kesegaran kulitmu lebih lama.

Tips: Hindari penggunaan produk kecantikan yang berlapis-lapis pada wajah. Selain berat untuk wajahmu, penggunaan produk kecantikan yang berlapis-lapis dapat membuat fungsi dan manfaat yang terkandung pada tiap-tiap lapisan tidak bekerja secara optimal.

4. Cara Menggunakan Pelembap yang Benar

Pelembap sebaiknya digunakan saat kulit masih dalam kondisi yang sedikit lembab, tidak benar-benar kering. Kebanyakan orang baru akan menggunakan pelembap setelah kulitnya benar-benar kering. Faktanya, menggunakan pelembap saat kondisi kulit masih dalam kondisi sedikit basah adalah cara terbaik untuk menggunakan pelembap.[5]

Selain itu, aturan dalam mengaplikasikan pelembap juga harus diperhatikan. Pelembap hendaknya digunakan secara rutin, tidak diaplikasikan dengan cara yang kasar, menghindari area mata karena memiliki struktur kulit yang lebih halus dan rentan, juga digunakan sewajarnya saja dan tidak berlebihan. Gunakan pelembap dengan cara menepuk-nepuk atau dengan gerakan memijat ke atas untuk mempercepat proses penyerapan kandungan. Untuk area sekitar mata, gunakan produk khusus yang memang diformulasikan untuk area tersebut, serta bedakan pelembap untuk siang dan untuk malam.

Terakhir dan yang tak kalah pentingnya adalah pastikan bahwa kamu memiliki jadwal eksfoliasi rutin yang harus kamu lakukan setiap minggunya. Melakukan eksfoliasi sangatlah penting, penggunaan pelembap pada kulit dengan kondisi kulit mati dan kotoran yang menumpuk dapa membuat pori wajah tersumbat, menyebabkan komedo dan memunculkan jerawat meradang yang tentunya akan merusak penampilanmu.

5. Kebutuhan Pelembap Berubah Tergantung Usia

Banyak orang menggunakan jenis pelembap yang sama selama bertahun-tahun karena banyak alasan. Umumnya, karena mereka telah nyaman dengan pelembap yang digunakan, sekaligus takut akan mendapatkan hasil yang tak sebaik dan sebagus (atau bahkan lebih parah) jika menggunakan produk selain dari apa yang digunakannya saat ini.

Namun hal yang perlu kamu ketahui bahwasanya kulit akan berubah seiring bertambahnya usia. Perubahan tersebut, juga diikuti dengan perubahan kompleksitas masalah yang mulai terlihat. Gunakan pelembap yang memang diperuntukkan untuk masyarakat umum pada rentang usia anda. Pasalnya, kebutuhan dan masalah yang dihadapi oleh masing-masing rentang usia biasanya seragam dan disesuaikan dengan masalah yang mengikutinya.

Jika kamu masuk kategori usia di bawah 20-an, gunakan produk pelembap pada rentang usia remaja. Begitu pula sebaliknya. Hindari menggunakan pelembap yang diformulasikan bukan untuk masalah dan rentang usiamu. Misalnya saja, selama kulitmu belum menunjukkan tanda-tanda penuaan, maka kamu tidak perlu memakai krim anti-aging. Krim anti-penuaan mengandung konsentrasi retinol yang tinggi, yang berfungsi untuk mengelupas kulit-kulit mati. Jika kamu memakainya di usia terlalu dini, kulitmu akan banyak terkelupas sehingga semakin rapuh dan tipis.

External Refference   [ + ]

1. 8 Kesalahan dalam merawat kulit yang harus kamu hindari
2. Haruskah menggunakan pelembap jika kondisi kulit berminyak?
3. 4 Kesalahan umum saat menggunakan pelembap
4. 8 Kesalahan saat make up yang justru merusak penampilanmu
5. 3 Tips dalam menggunakan pelembap yang baik
DMCA.com Protection Status

Konsultasi Masalah Jerawat Gratis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *